INILAH.COM, Jakarta – Di tengah jatuhnya harga saham-saham tambang dan komoditas seiring dengan penurunan harga minyak mentah, membuat sejumlah investor berpaling ke sektor lainnya.
Salah satu sektor yang layak dilirik adalah telekomunikasi, seperti Indosat (ISAT). Kinerja perseroan cukup apik dengan keberhasilan menggaet pelanggan selama semester pertama 2008 yang tumbuh 8 juta orang menjadi 32,4 juta.
Berdasarkan hasil itu, target perseroan untuk pertumbuhan pelanggan hingga semester 1 2008 telah mencapai 66,7% dari target akhir tahun yang sebesar 12 juta.
Jika melihat pertumbuhan jumlah pelanggan yang sangat tinggi selama semester 1 2008, Trimegah Securities menilai target pertumbuhan pelanggan yang sebesar 12 juta sangat konservatif.
“Setelah melihat pertumbuhan yang tinggi, kami sendiri telah mengupgrade target jumlah pelanggan total menjadi 37,5 juta hingga akhir tahun atau meningkat sebesar 13 juta,” kata analis Trimegah Securities.
Trimegah menargetkan perolehan jumlah pelanggan lebih tinggi 1 juta dibandingkan target perseroan. Dengan asumsi ini, diharapkan pendapatan dari seluler dapat tumbuh 11,7% menjadi Rp 14,2 triliun, sehingga total pendapatan dapat tumbuh 13,0% menjadi Rp 18,6 triliun.
Untuk laba bersih, lembaga sekuritas ini mengestimasikan dapat mencapai Rp 2,3 triliun atau naik 14,0% dari tahun lalu.[L2]