Feeds:
Tulisan
Komentar

Jakarta – PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) akan memisahkan unit bisnis Telkom Flexi. Layanan CDMA itu akan menjadi divisi independen. Telkom Flexi, layanan telepon tetap nirkabel berbasis CDMA dari Telkom, akan dijadikan unit bisnis yang independen. “Menjadi unit mandiri agar pengembangan dan pengelolaannya lebih leluasa,” ujar Eddy Kurnia, VP Public & Marketing Communication PT Telkom, kepada detikINET, Kamis (2/4/2009). Namun, Eddy menegaskan ini bukan berarti Telkom Flexi terpisah dari Telkom layaknya Telkomsel. Unit ini nantinya akan dikepalai oleh seorang Executive General Manager layaknya Divisi Regional. “Tetap merupakan Divisi Telkom, tetapi pengelolaannya dilakukan secara mandiri sehingga kinerjanya bisa dilihat secara utuh,” ujar Eddy. Kabar yang berhembus menyebutkan, langkah ini juga menyiapkan kemungkinan konsolidasi dengan operator berbasis CDMA lainnya. Namun Eddy menampik kabar tersebut. “Sama sekali tidak ada kaitannya. Sejauh ini belum ada pembicaraan ke arah itu,” tukas Eddy. Eddy mengatakan tahapan kemandirian Flexi ini sudah dimulai pada 1 April 2009. “Kami yakin ke depannya Divisi Telkom Flexi yang mandiri ini akan lebih lincah dalam menghadapi kompetisi yang keras,” ia menandaskan

http://www.detikinet.com/read/2009/04/03/101802/1109525/328/telkom-ajak-isp-lokal-ramaikan-konten

Sudah saatnya persaingan diubah menjadi kerjasama sinergis yang saling menguntungkan.

XL Rugi 15 Milyar

kompas, 24 feb 2009

XL mencatatkan kerugian Rp 15 Milyar pada tahun 2008,

walaupun pendapatan usaha masih tumbuh 45%

dan pelanggan tumbuh menjadi 26 juta.

selengkapnya:

http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/02/24/00582942/pendapatan.naik.45.persen.xl.rugi.rp.15.miliar

Tahun 2009 sudah melewati masa tenang di bulan Januari … rasa-rasanya hiruk pikuk persaingan antar operator yang terjadi di tahun 2008 tidak terdengar lagi di bulan januari. Ada apa dengan mereka ?

Apakah mereka sedang sibuk bikin planning dan strategi yang akan diluncurkan di bulan februari ini ?
Kita tunggu saja, atau anda punya info ? kasih tahu saya donk ?

Jakarta – Telkomsel, pemenang tender Universal Service Obligation (USO), mengatakan secara matematis insentif pemerintah untuk operasional 5 blok USO sebenarnya kurang. Tapi, ada faktor lain yang menjanjikan.

Hal itu dikemukakan Direktur Utama Telkomsel Kiskenda Suriahardja, seusai penandatanganan kontrak USO Paket 2 dan Paket 7 di Gedung Departemen Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Jumat (16/1/2009).

Telkomsel akan mendapatkan Rp 1,6 triliun dari pemerintah sebagai insentif USO. “Secara matematis, itu tidak menutupi biaya operasional,” ujar Kiskenda.

Ia memaparkan, untuk 2009, Telkomsel menganggarkan pembangunan di lima blok itu sebesar Rp 600 miliar atau 4 persen dari Capital Expenditures 2009. “Selain membangun jaringan, kan ada biaya pemeliharaan. Biaya itu per tahunnya memakan Rp 480 miliar. Kalau dihitung untuk lima tahun, totalnya Rp 2,5 triliun,” ujar Kiskenda.

Namun di sisi lain, ujar Kiskenda, Telkomsel tetap semangat membangun USO. Pasalnya, operator seluler itu mendapatkan lisensi untuk pengembangan jaringan tetap dan Broadband Wireless Access (BWA) di lokasi blok USO. Artinya, Telkomsel bisa membangun Fixed Wireless Access dan BWA di lokasi USO.

Kiskenda mengatakan proyek USO juga bisa menyumbang jumlah pelanggan Telkomsel. “Kami harap ada penambahan 2-3 juta pelanggan baru dengan proyek USO ini. Pelanggan baru itu nanti akan menyumbang ke target 10 juta pelanggan Telkomsel,” ia menambahkan.

Saat ini Paket 4 dan 5 dari USO masih belum ada yang resmi menang. Sedangkan paket 1, 3 dan 6 telah dimenangkan oleh Telkomsel namun masih harus melewati masa sanggah dua minggu sebelum bisa resmi diserahkan ke Telkomsel.

Menkominfo Mohammad Nuh berharap Telkomsel selaku pemenang USO bisa selesai menggarap proyek infrastruktur pedesaan ini mulai pada September 2009. “Minimal 5 blok itu dulu, kalau tidak bisa penuh,” ujar Nuh.

Menurut Nuh, sangat penting agar infrastruktur telepon pedesaan bisa segera dinikmati. “USO bukan proyek semata, tapi demi kepentingan rakyat,” tandasnya

Tulisan Sebelumnya »